Profile Yaya Sung:

Yaya Sung memulai karir di seni kontemporer pada tahun 2005. Karyanya berfokus terutama dalam medium fotografi, dan meliputi video, suara, dan instalasi objek. Menjadi anggota Koalisi Seni Indonesia,Yaya aktif berpartisipasi dalam program kesenian kontemporer. Beberapa diantaranya adalah, “Jakarta 32°ruangrupa (Group Exhibition, 2006), “Everyday Life in an Asian Metropolis” workshop di Goethe Institute (2007), “Ruang Perempuan” (Group Exhibition, 2008) yang diadakan oleh Dewan Kesenian Jakarta, “Colonial Photography” workshop di Langgeng Art Foundation (2012). Masuk ke dalam daftar salah satu “Emerging New Artists” versi Harper’s Bazaar Magazine, Indonesia, Yaya Sung mengawali tahun 2013 dengan mengadakan pameran tunggal dalam program “Legal Artist Series”. Sebuah program yang digagas oleh Ruang MES 56 sebagai bentuk tangkapan atas praktek-­praktek seni berbasis fotografi terkini dan terbaik di Indonesia. Tahun 2014 merupakan tahun dimana Yaya Sung mendapatkan program residensi pertama di Rumah Seni Cemeti,sebuah institusi seni yang memiliki peran dan kontribusi besar dalam perkembangan seni kontemporer di Indonesia. Tahun 2015 Yaya terlibat dalam projek “Wani Ditata” yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta.Setelah berpartisipasi di dalam acara kesenian lokal dan internasional, di tahun 2016 Yaya berperan aktif sebagai anggota organisasi non­-pemerintah Gemabudhi (Generasi Muda Buddhis Indonesia) sebagai salah satu upaya untuk terus berperan aktif dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. Tema utama dalam karya-­karya Yaya dalam 3 tahun terakhir adalah penelusuran sejarah lewat memori dan narasi. Cerita ­cerita minoritas, dan pengisahan ulang isu sosial, terutama yang terlupakan, termarjinalkan, dan terpinggirkan. Salah satu pameran paling berkesan bagi Yaya adalah ketika mengadakan pameran instalasi fotografi di Museum Omah Munir, Batu - Malang

 

+ Education + 
2004 - ­2008 |
BA, Visual Communication and Design, University of Pelita Harapan. Jakarta, Indonesia
2009­ - 2010 | Pre­Master for Fine Art Programme, Cambridge School of Visual and Performing Arts. Cambridge, United Kingdom

 

+ Organization + 
2013 ­-  present | KSI
(Koalisi Seni Indonesia)
2016 ­- 2021 | Gemabudhi (Generasi Muda Buddhis Indonesia) 

 

+ Projects +
2015

From Darkness: Art for Human Rights in North Korea and Indonesia Citizens’ Alliance for North Korean Human Rights and Dia.Lo.Gue Artspace, Jakarta – Indonesia

Wani Ditata Project
A Women Artists Project by Jakarta Arts Council, Jakarta ­ Indonesia

2014
Responding Black Umbrella

Koganecho Art Management Center and Fujisawa Seiryu Highschool, Kanagawa – Japan

FGD: Fear and Threat
Cemeti Art House and Indonesian Institute of the Arts, Yogyakarta – Indonesia

2013
The Body Naturally Responds To Music But It’s The Smoke The Body Can’t Cope
Studiorama and ruangrupa present: RRRECFEST #3, Tan Ek Tjuan, Jakarta – Indonesia

 

+ Residencies + 
2016
Treasure Hill Artist Village,
Taipei Cultural Foundation, Taipei - Taiwan

2014
Makan Angin #1 Cemeti Art House, Yogyakarta – Indonesia
Fictive Communities Koganecho Bazaar, Yokohama – Japan

 

+ Solo Exhibition + 

2013
Legal Artist Series: Jalan Kemenangan
at Ruang MES56, Yogyakarta ­ Indonesia

 

+ Selected Group Exhibitions + 

2015
WANITA: Female Artivism ­ Jakarta

Footscray Community Arts Center, Melbourne – Australia
Wani Ditata Project
Galeri Cipta II, Dewan Kesenian Jakarta, Jakarta – Indonesia
Full House: MES56 Fundraising
MES56, Yogyakarta – Indonesia
NOW: Here - There - Everywhere
Semarang Contemporary Art Gallery, Semarang – Indonesia
Martell 300 Tricentenaire: Medium of Living
Edwin’s Gallery, Jakarta – Indonesia
Koganecho Passage
Revisited, Koganecho Area Management Center, Yokohama – Japan

2014
49-39 = 10 th: Menolak Diam

Museum Omah Munir, Batu – Indonesia
Contract & Other Transactions
MES56, Yogyakarta – Indonesia
Afterimage: Contemporary Photography in Southeast Asia
Singapore Art Museum  – Singapore
Koganecho Bazaar: Fictive Communities Asia
Koganecho Area Management Center, Yokohama – Japan
1 x 25 Jam
Cemeti Art House, Yogyakarta – Indonesia

2013
Seks Volume 3
Waga Gallery, Jakarta – Indonesia
Blink/ Glance / Gaze
Dia.Lo.Gue Artspace, Jakarta – Indonesia
ARTE: Indonesia Arts Festival 2013
Jakarta Convention Center, Jakarta – Indonesia

2012
EXI(S)T #1: Maps, Reimagined

Dia.Lo.Gue artspace, Jakarta – Indonesia

2011
Jakarta Doeloe+SKRG
Museum Layang­Layang, Jakarta – Indonesia

2010
The Jakarta International Photo Summit
National Gallery of Indonesia, Jakarta – Indonesia
Self Portrait
CSVPA’s Personal Learning Center, Cambridge ­– United Kingdom

2009
Biennale Jakarta 32
°
Senayan City, Jakarta ­ Indonesia

2008
Ruang Perempuan
Galeri Cipta III, Jakarta Arts Council, Jakarta – Indonesia
Cross Culture
Third Eye Studio, Jakarta – Indonesia

2007
(Everyday) Life in an Asian Metropolis
Goethe Institute, Jakarta – Indonesia

2006
Jakarta 32°
Ruangrupa Jakarta – Indonesia
Matahari
University of Pelita Harapan, National Gallery, Jakarta – Indonesia